Jumat, 9 Juni 2017
Hari ini saya dan suami masing-masing ada acara rapat dan buka bersama di sekolah masing-masing. Timbul masalah, apakah anak-anak mau ditinggal dengan tante dan omnya serta mbah kung dan mbah utinya? jawabnya tentu tidak, artinya selain kepergian kami di pagi hari hingga siang hari pada hari-hari kerja mereka pasti maunya IKUT.TITIK. Saya mencoba memberi kakak pengertian bahwa sekolah bunda jauh dan pulangnya habis maghrib jadi gelap, bunda kuatir klo bonceng kakak di malam hari, apalagi bunda berangkat sendiri, lagian adek di rumah sendiri sam tante om kan kasian.
Kakak masih bersikukuh ingin ikut bunda atau ayah ke sekolah, kemudian bunda memberi kakak pilihan, kakak ikut dengan bunda tapi tidka boleh rewel dan ngajakin pulang sebelum acara selesai atau kakak di rumah aja tapi bunda belikan es krim? dan kakak memilih es krim tapi dengan syarat : bunda harus segera pulang setelah buka bersama. Ok dear, deal ya....
Ya, tidak hanya orang dewasa, anak-anakpun bisa memilih meski seringnya pilihan mereka masih berdasarkan emosional semata, tapi komprod dengan memberikan pilihan bisa jadi pilihan jika anak sudah cukup usia dan dapat diajak berkomunikasi 2 arah
#level1
#day9
#tantangan10hari
#komunikasiproduktif
#kelasbunsayiip
Tidak ada komentar:
Posting Komentar