Sabtu, 15 April 2017

S A K I T  H A T I ALESHA itu....

Kejadiannya pada hari Jum'at tanggal 7 April 2017. Setelah pulang sekolah, seperti biasa kakak Alesha lepas seragam, cuci kaki tangan lalu siap2 bermain. Kakak alesha minta mainan pasir kinetik, ok bunda ambilkan dan adiknya pun ikut asyik bermain meski banyak rusuhnya karena dia bukan mencetak pasir dengan cetakan aneka bentuk tapi malah menghambur2kan pasir di lantai&karpet. Bunda mengamati lalu memotret tingkah adek aira. Kemudian kakak alesha berkata, "bunda aku mau lihat hasil fotonya dong..."
Bunda tunjukkan foto hasil jepretan dari ponsel, lalu kakak dengan lesu berkata, "kok cuma foto adek aira, fotoku kok nggak ada bunda?"
"Lha kakak alesha nggak pakai baju kan tadi, cuma pakai kaos dalam dan celana dalam, masak bunda foto? adek aira pakai baju jadi bunda foto, karena akan bunda share di facebook"
Tak lama kemudian, pecahlah tangis kakak alesha.....hiks hiks hiks bunda kok gitu sih sama aku hiks hiks hiks...
" Lho kakak kenapa nangis?"
"Kok bunda bilang gitu sih ke aku?"
"Bilang apa kak? bunda kan cuma bilang karena kakak nggak pakai baju makanya nggak bunda foto, benar kan? apa salah yang bunda katakan?"
"Nggak salah, tapi kenapa bunda bilang begitu?" sambil nangis semakin kencang dan bunda mulai emosi . . . .
"Trs klo nggak salah, sekarang kenapa kakak nangis gitu?"
"Aku pengen dipeluk bunda aja" sambil mendekat minta peluk tapi tangisan tak kunjung reda malah menjadi dengan linangan air mata di pipinya yang membasahi bahu.
"Kok makin kenceng nangisnya udah dong kak, kan bunda nggak marah-marah kenapa nangis sih? mandi yuk biar seger..." dia mengangguk setuju
Setelah mandi, dia sesekali masih terisak dengan mata merah tapi sudah tidak ada air mata lagi dan berkata,
"Bunda aku lapar, boleh minta disuapin?"
Ok, ternyata kakak alesha lapar setelah adegan nangis yang dramatis tadi. Makan yang biasanya lama dan sedikit dibanding adeknya menjadi cepat waktu habisnya dan 2 piring karena nambah. Setelah kenyang dan minum, bunda belai lembut kepalanya dan berkata : "maafkan bunda ya nak" dia mengangguk lalu minta tidur. Sebelum tidur kembali bunda minta maaf kalau bunda tadi tanpa sengaja membuat kakak menangis, kakak tersenyum kemudian mencium bunda dan tidur.
1,5 jam berlalu, kakak terbangun dari tidurnya dan memeluk bunda sambil berkata, " bunda, tadi kan bunda sudah minta maaf sama aku, aku sudah maafkan. Dan sekarang ganti aku ya yang minta maaf, maafkan aku ya bunda...jd sekarang kita sudah saling memaafkan ya bunda?" so sweet banget kalo pas kaya gini, bedaaa banget sama gadis kecil yang nangis nggak jelas 2 jam sebelumnya. Pelan-pelan bunda bertanya, " Kak, kalo boleh tahu tadi kenapa sih kakak nangis? bunda bingung lho kakak nangis tadi itu" Matanya kembali berkaca-kaca, waduh waduh. " Kak, klo mau nangis lagi nggak usah jawab pertanyaan bunda gpp deh, lupain aja ya nak, maaf" . Dengan mengusap matanya dia berusaha mengarkan diri dan berkata "Tadi hatiku itu sakit gitu bunda, pas lihat yang bunda foto cuma adek" tak tahan ruapanya dia menangis lagi tp tanpa suara, segera bunda peluk kakak dengan rasa bersalah, ya Allah....sensitif sekali anak gadis bunda ini, masih bulan depan dia 4 tahun tapi kok kaya udah remaja ya...olala baby.
Bunda lalu menjelaskan kalau bunda memotret adek itu hanya dengan alasan karena adek pakai baju sedangkan kakak tidak, bukan karena bunda lebih sayang adek dibanding kakak. Kalau sama-sama pakai baju pasti akan bunda poto dua-duanya. Kakak tersenyum lega dan berjanji akan berusaha betah pakai baju meski di dalam rumah, alhamdulillah

'Bunda sayang kakak alesha dan adek aira'


Tidak ada komentar:

Posting Komentar